Ketika Pamor Bangsa di Remehkan, Jatidiri Bangsa Akan Hilang

Ketika-Pamor-Bangsa-Di-Remehkan-Jatidiri-Bangsa-Akan-Hilang
15-Aug-2020 | sorotnuswantoro indonesia

Ketika melihat sebuah budaya atau tradisi dilecehkan ada perasaan yang membuat GERAM, jujur seakan harga diri kita di injak-injak dan hilang hargadirinya. Ketika budaya kita di claim mengandung kesyirikan, kemusyrik bahkan leluhur kita di anggap sesat. Bukankah kesesatanya bukan pada bendanya, melainkan pada manusianya itu sendiri, bukankah Tuhan menciptakan kita bersuku-suku bangsa dengn kultur Yang berbeda.

Saya heran dengan kaum yg sok Suci, sok maha benar yg menganggap bahwa keris Itu syirik/musyrik, janganlah kalian kalian anggaap para pecinta budaya seperti kami dengan dukun yg ada di film, yang sudah di seting untuk menggiring opini negatif terhadap budaya sendiri..

DUKUN itu suatu julukan orang jawa jaman dulu yang memiliki keahlian khusus, seperti dukun bayi, dukun sunat bahkan pengulu juga di katakan sebagai dukun pengantin. Sama seperti tabib atau dokter yang mendapatkan jelukan di era moderen.

Bahkan MENYAN di anggap sebagai pemanggil setan, padahal wewangian ini bersifat untuk aroma terapi saat Meditasi untuk mencapai titik konsentrasi. Memang betul keris belum tentu berharga bagi semua orang, tapi bagi kami keris merupakan bagian dari tradisi peninggalan nenek moyang kita.. khususnya JAWA dan itu tersebar di seluruh Nusantara..

Keris itu senjata tradisional kita dan menjadi ciri khas suatu daerah. Sama seperti daerah daerah lain, golok( Betawi), ,celurit (Madura), badik (Sulawesi) dll

Senjata tradisional di daerah memiliki sejarah Nusantara para pahlawan kita berjuang untuk memerdekakan bangsa ini dengan senjata senjata itu dan itu memilki sejarah yang BERHARGA. Jika anda belajar menghargai, hargailah sesuatu yang menurut mereka berharga, bukan melecehkan dengan mem bakar atau memotong keris.

Kenapa sekarang bangsa Indonesia berubah, hilang budi pekerti yang adiluhung, saling menghargai, saling menghormati seakan punah. Kenapa INTORELANSI berkembang, seperti persekusi, ,bahkan pembantaian, perusakan acara adat sering terjadi dan di lakukan oleh golongan yang tidak suka perbedaan.

Kadang saya tidak mengerti, dalam satu keyakinan saja bisa ribut seperti yg terjadi di solo, apa lagi beda keyakinan. Seharusnya pemerintah TEGAS.. Golongan INTORELANSI ini di bubarkan dan jangan sampai merusak ke BHINNEKAan bangsa kita.

Kami mengangkat budaya lokal sebagai kearifan skaligus misi pertahanan nasional mohon dukungan dan doanya.
Salam budaya, salam nuswantoro

Tags