Guru Sd Kab. Banjarnegara Dilatih Ajarkan Bahasa Inggris

Guru Sd Kab. Banjarnegara Dilatih Ajarkan Bahasa Inggris
05-Aug-2022 | sorotnuswantoro Banjarnegara

Jumat 5 Agustus 2022 Dindikpora Kab. Banjarnegara undang Dr Tuswadi. Selama 4 jam Dr Tus berikan pelatihan pengajaran bahasa Inggris bagi 100 guru. Kegiatan ini untuk Implementasi Mulok Bahasa Inggris di sekolah dasar kab. Banjarnegara mulai TA 2022/2023. Para guru diberikan teori dan praktik pembelajaran bahasa Inggris yang mudah dan membumi. Menurut Dr Tus—pembelajaran bahasa asing bagus dilakukan sejak dini. Untuk itu pemerintah wajib berikan pelatihan intensif bagi guru SD.

Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Surya Yudha selama dua hari (4-5 Agustus 2022) mengundang beberapa pakar termasuk dari Dinas Pendidikan. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI memang saat ini sedang mendorong diaktifkannya kembali mata pelajaran muatan lokal bahasa Inggris pada jenjang sekolah dasar. Hal ini penting untuk sejak dini membangkitkan kesukaan anak-anak belajar bahasa asing guna mengantisipasi pergaulan global. Para pakar pendidikan bahasa asing banyak yang sependapat bahwa makin dini anak belajar bahasa asing—akan makin lancar dan fasih dia dalam menguasai bahasa tersebut.“Di jenjang sekolah dasar, memanfaatkan teknologi ICT, para guru tidak perlu takut jika dirinya tidak fasih berbahasa Inggris. Yang penting paham alur cara mengajarkan bahasa dan memanfaatkan internet, video, komputer sebagai model pengucapan bahasa Inggris,” jelas Dr Tuswadi yang juga menekuni pengajaran bahasa asing untuk anak-anak termasuk peserta didik PAUD/TK.

Menurut Dr Tus setidaknya ada tiga syarat dasar pengajaran bahasa Inggris yang efektif yaitu suara guru harus keras dan jelas, gunakan ICT untuk membantu kefasihan siswa, dan kaya dengan latihan yang menyenangkan. Sebagai language model—para guru sekolah dasar haruslah percaya diri dalam pengucapan kosa kata atau pun kalimat yang menjadi topik pembelajaran—sehingga para peserta didik bisa menirukannya dengan baik—dan itu dikuatkan dengan artifical native speaker of English (penutur asli bahasa Inggris) dari CD/tape recorder atau komputer untuk meminimalisir kesalahan guru.

Pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar lebih baik difokuskan pada keterampilan lisan (speaking) sebelum anak-anak belajar menulis dan yang lainnya. Konsekwensinya stamina guru harus kuat karena berperan sebagai “language model” untuk ditirukan peserta didik.

Mengingat kegiatan training hanya berjalan selama dua hari—untuk menguatkan kapasitas guru, lebih lanjut Dr Tus mempersilakan para guru peserta pelatihan secara berkelompok melakukan lesson study di Rumah Pintar yang diampunya. Melalui lesson study para guru diperbolehkan mengamati proses pengajaran bahasa Inggris di Rumah Pintar setiap hari Minggu sehingga mereka bisa secara langsung belajar mengelola pembelajaran bahasa Inggris dengan lebih kontekstual.

Tags