Apit apit Bumi ruwat Bumi Di Desa Pasegeran Kecamatan Pandanarum Terkuak Cabup Banjarnegara

Apit apit Bumi ruwat Bumi Di  Desa Pasegeran Kecamatan Pandanarum Terk
23-Jun-2022 | sorotnuswantoro Banjarnegara

Ning nong......Ning nong...... Klonteng....klonteng....ting tong.....ting tong....nang ning nong.....terdengar bunyi Gamelan bersama alunan Sinden ayu yang merdu mendayu-dayu.

Rupanya sedang ada pesta pora di Dusun Karanggondang Desa Pasegeran Kecamatan Pandanarum Kabupaten Banjarnegara pada Rabu (22/6.)

Desa yang punya 5 (lima) dusun terletak di barat daya Kecamatan Pandanarum. Yakni Dusun; Pasegeran, Karanggondang, Penanggungan, Kroya, dan Jumbleng.

Dan yang tidak disangka.....ternyata Desa Pasegeran punya kisah.....dulu pernah ikut Kabupaten Purbalingga tapi akhirnya hingga kini sudah 'nyaman" ikut Kabupaten Banjarnegara karena terfasilitasi secara ekonomi seperti dekat Pasar (Lawen), akses jalan yang mudah dan bagus, dan sebagainya.

Sekitar jam 10 pagi maka dimulailah acara Sedekah Ruwatan Bumi di Dusun Karanggondang pada Aula sebelah rumah Kadesnya yang ramai dihadiri Masyarakat Pasegeran dan sekitarnya.

Tidak ketinggalan pula berjejer mangkal puluhan penjual bermotor menjajakan dagangannya seperti Leker, Pentol bakar, Siomay, Bakso, bakul balon anak-anak dan lainnya.

Ada pun Tradisi Ruwat Bumi merupakan tradisi peninggalan nenek moyang yang telah berjalan sejak ratusan tahun yang lalu. Yakni, ritual manifestasi rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala yang telah diperoleh dari hasil bumi. Ruwatan yang berarti memelihara atau mengumpulkan. Makna dari mengumpulkan adalah mengajak masyarakat seluruh kampung untuk berkumpul mengikuti prosesi ruat bumi, Tujuannya selain rasa syukur tadi sekaligus sebagai tindakan tolak bala dan penghormatan terhadap para leluhurnya.

Sambutan pertama oleh Tokoh Masyarakat, Karminto selaku Ketua Panitia Ruwat Bumi dengan mengatakan :

"Alhamdulillah sudah terkumpul 17 juta dari urunan khusus warga Dusun Karanggondang dengan setiap Kepala Keluarga sebesar 80 ribu.

Yang kemudian untuk panggung, Dalang, Sound Sistem dan lainnya 10 juta dan 7 juta untuk konsumsi."

Sambutan berikutmya, yang juga terakhir dari Kades yang dijuluki juga Lurah Badul (porang)dan mempunyai nama asli yang unik yakni Sebel Al kudrat. Punya nama Sebel karena ketika kecil pernah kena cacar dan punya tingkah yang merepotkan. Sehingga banyak yang bilang sebel....sebel.....

Dan ketika pas daftar sekolah, ditanya namanya dan bilangnya Sebel hingga tercatatlah mams itu sampai kini.

=

"Adat istiadat jangan diilang-ilang.... yang penting tidak saling menganggu dengan yang lain .....tetap dibudayakan tapi tetap mohon pada Alloh, tidak lain dan tidak bukan," kata Sebel Al Kudrat, Kades Pasegeran yang dulunya Kadus Karanggondang.

" Juga jangan lupa....tetaplah jaga Prokes walau sudah landai..... Dan budaya gotong royong ato kerja bakti haruslah tetap berjalan," kata Kades Sebel yang menang mutlak tanpa 'wuwur' sepeser pun pada Pilkades dan sudah menjabat 3 (tiga) tahun kurang dengan bengkok desa sekitar 2(dua) hektar kurang dikit.

Seremonial pembukaan telah usai maka giliranlah Dalang Ahmad Solihin (55 tahun) yang warga setempat RT 1 RW 5 Dusun Karanggondang mulailah beraksi dengan kepiwaian kehalusan kata- kata Jawa Kramanya.

Dengan menuturkan awal sejarah bumi, di huni. Juga sejarah Pertanian, cara nanam, cara musim juga tentang hama dan cara mengatasinya. Acara selesai jam 5 sore dengan ditutup oleh Sang Dalang Ahmad Solihin dengan Doa Kidungan yang merupakan Doa Tolak Bahaya atau Tolak Bala agar bebas dari penyakit atau bahaya. Dan semoga Hasil Bumi di Desa Pasegeran aman, lancar dan melimpah ruah.

Namun sejam, sebelum berakhir acara.....tiba-tiba dikejutkan oleh kedatangan 'empunya' Kecamatan yakni Sagio, S.I.P, Camat Pandanarum yang baru beberapa bulan Menjabat, yang sebelumnya Kabid Dispermades Banjarnegara.

Kemudian ada kejutan berikutnya dari Sang Dalang, entah karena spontanitas atau 'feeling' sebagai Sesepuh dengan terucaplah doa "Semoga Sang Camat menjadi Bupati Banjarnegara' yang telah kosong karena terciduk KPK.

Bagi yang penasaran dengan ritual Dalang mendukung Camat jadi Bupati Banjarnegara maka dapat sekilas dilihat langsung dengan Youtobe Channel Favorit : Awan TV https://youtu.be/oxKcojgmwng

Dan melihat l'atar belakang' nya Sang Camat yang dari Argasoka adalah memungkinkan juga serta di dunia ini tiada yang tidak mungkin (Awan$ty).

Tags